Melaksanakan Pemberdayaan dan Pengembangan Anggota Secara Terus Menerus Untuk Meningkatkan Kualitas Kesejahteraan Anggota Dan Keluarga Pemuda Pancasila

Melaksanakan Pemberdayaan dan Pengembangan Anggota Secara Terus Menerus Untuk Meningkatkan Kualitas Kesejahteraan Anggota Dan Keluarga Pemuda Pancasila

Jakarta, Diskusi Reboan MPN Pemuda Pancasila ke 6 kali ini membawakan tema “Melaksanakan Pemberdayaan dan Pengembangan Anggota Secara Terus Menerus Untuk Meningkatkan Kualitas Kesejahteraan Anggota Dan Keluarga Pemuda Pancasila” yang dimoderatori oleh Yahya Abdul Habib menghadirkan pembicara Antono Budiarto Ketua Bidang Perekonomian dan Pengembangan Usaha. Acara Diskusi Reboan ke VI hari Rabu, 6 Maret 2019 jam 19.30 sampai selesai berlangsung di Sekretariat MPN Pemuda Pancasila Jl. Pejaten Barat No. 30 Jakarta Selatan. Dalam Diskusi Reboan tersebut ada beberapa point yang disampaikan oleh Antono Budiarto dengan tema yang sesuai bidang yang ditangani antara lain memulai hal pragmatis dengan kemenangan kecil, menumpahkan ide yang fisibel, program yang sedang dijalankan salah satunya Program Rumah Pangan Kita (RPK) bekerjasama dengan Bulog yang perlu dikembangkan.

Sebagai seorang pengusaha, Anton Budiarto menyatakan menjadi pengusaha yang dilihat bukan profit tapi income rutin, dagang yang diperlukan cashflow (putaran uang). Saat ini keanggotaan Pemuda Pancasila cukup banyak sekitar 276.000 sebagai ekonomi emas (market). Bahkan OJK saat ini mengeluarkan peraturan sistem keuangan inklusif atau sistem e-money dengan memanfaatkan data keanggotaan Pemuda Pancasila untuk mengembangkan ekonomi misalkan bekerjasama dengan Go-jek, tokopedia dengan discount khusus. Dan ekspetasi pengurus Pemuda Pancasila membangun bisnis yang bisa melibatkan anggota-anggota Pemuda Pancasila.

Dalam forum diskusi reboan ke 6 berkembang gagasan untuk membangun kemandirian ekonomi Pemuda Pancasila dengan membangun kolaborasi dengan stakeholders. Selain itu, membangun ekosistem yang luwes dengan aturan yang tidak membatasi sebab modal utama Pemuda Pancasila adalah loreng dan militansi. Oleh karena itu, menurut Anton Budiarto perlu adanya perubahan pola (mindset) terhadap kader Pemuda Pancasila untuk mengembangkan kesejahteraan anggota Pemuda Pancasila. Sesuai pesan Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno bahwa bisa berkontribusi secara ekonomi adalah bagian dari Bela Negara. Kesimpulan dari Diskusi Reboan ke 6 MPN Pemuda Pancasila yang disampaikan oleh Anton Budiarto bahwa pola pikir pragmatisme, kolaborasi, dan program salah satunya mendorong KTA nisasi untuk seluruh Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila yang tentunya akan memberikan income bagi Ormas Pemuda Pancasila.

Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates